Kota Tasik, LINTAS PENA

Kehadiran grup kesenian bernuansa Islami “Qasidah Nurul Falah” yang personelnya siswa Madrasah Aliyah (MA) Nurul Falah di Kampung Sengkol, Kelurahan Kersamenak, Kecamatan Kawalu kini bisa disejajarkan dengan grup-grup qasidah modern yang ada di Kota Tasikmalaya.

“Selama ini, Qasidah Modern Nurul Falah sering mendapat undangan untuk tampil di berbagai acara, sehingga masyarakat mulai mengenalnya,” ungkap H. Asep Mukarom S. Ag, Kepala MA Nurul Falah kepada LINTAS PENA.

H. Asep Mukarom mengatakan, bahwa grup Qasidah Modern Nurul Falah selain sering tampil memenuhi undangan, juga pernah menjadi Juara I pada Lomba Qasidah tingkat Kabupaten Tasikmalaya.” Sejak menjadi juara lomba qasidah itulah, maka Grup Qasidah Nurul Falah mulai banyak dikenal masyarakat luas dan sering menerima undangan untuk pentas,” tuturnya.

Pada tahun 2006 yang lalu, lanjut Asep Mukarom, awalnya bernama Qasidah Rebana Nurul Falah itu diganti menjadi “Nasyid Nurul Atiroh” Nurul Falah yang melantunkan lagu-lagu padang pasir bernuansa Islami. “Grup Nasyid pun banyak penggemarnya, terutama dari daerah banyak yang mengundang tampil untuk mengisi acara syukuran pernikahan, khitanan atau kenaikan kelas.” tuturnya.

Bahkan, grup nasyid MA Nurul Falah ini pernah meraih Juara I se-Priangan Timur. Karena itu, agar lebih digemari masyarakat luas, maka penataan berbagai hal terus dilakukannya dan dilengkapi dengan peralatan music yang modern. “Dengan Seni Hidup Menjadi Indah” itulah motto yang diemban oleh Madrasah Aliyah Nurul Falah yang saat ini terus berbenah diri, terutama melengkapi sarana-prasarana untuk memningkatkan kualitas pendidikan.

Pada tahun 2009 yang lalu, Yayasan Pendidikan Nurul Falah pernah dikunjungi anggota Komisi VIII DPR RI untuk melihat keberadaan Nurul Falah, baik di bidang pendidikan maupun pembangunan sarana-prasarananya yang tiap tahun terus meningkat. (U. WACHYU/ UDAN JUANDI)***