Kota Tasikmalaya, LINTAS PENA

Era globalisasi merupakan tantangan berat di masa mendatang yang harus disikapi dengan ilmu pengetahuan melalui lembaga pendidikan, misalnya, di bidang keahlian ortomotif sebagai profesi yang diminati masyarakat.Karena itu, lulusan SMK MJPS 3 Tasik harus siap siap kerja dan hidup mandiri untuk menjawab tantangan di era globalisasi ini.

“Walau bagaimana pun, manusia dituntut untuk bisa mendapatkan pekerjaan yang mandiri dan bahkan bisa membuka lapangan kerja yang sangat dibutuhkan masyarakat.”ungkap Drs. H. Iman Budiaman, Kepala SMK MJPS 3 Kota Tasikmalaya kepada LINTAS PENA.

Selanjutnya dia mengatakan, agar bisa menciptakan kualitas pendidikan yang diharapkan, maka kini 2 ruang praktek otomotif di SMK MJPS 3 Tasikmalaya sudah selesai diperbaiki. ”Dengan selesainya 2 ruang praktek ini, maka diharapkan mutu pendidikan kompetensi keahlian teknik kendaraan ringan (otomotif) bisa lebih ditingkatkan, para lulusan bisa mandiri, membuka lapangan kerja, dan teori ilmu pengetahuan yang diajarkan bisa dipraktekkan di tengah-tengah masyarakat,” tuturnya.

Dengan demikian, H. Iman Budiaman menegaskan, bahwa alumni SMK MJPS 3 Tasikmalaya tidak terpaku bercita-cinta menjadi pegawai tetap PNS saja, tetapi agar bisa membuka lapangan kerja sendiri dan bahkan membuka lapangan kerja bagi yang lain.

“Jadi, alumni SMK MJPS 3 Tasikmalaya harus tetap bisa bekerja untuk mencari nafkah, meski tidak menjadi seorang pegawai kantoran atau PNS. Karena itu, kami senantiasa membekali siswa dengan ilmu pengetahuan yang sifatnya keahlian agar benar-benar ahli di bidangnya, termasuk bidang otomotif yang menjadi andalan sekolah kejuruan yang kami kelola.” jelasnya. (U. WACHYU/ UDAN)***