Kota Tasik, LINTAS PENA

Dalam upaya meningkatkan sumber daya manusia (SDM) sesuai dengan apa yang digariskan dalam pembukaan UUD 1945 yaitu ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa, juga sejalan dengan visi dan misi Kota Tasikmalaya di antaranya meningkatkan SDM yang beriman dan bertaqwa, maka Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Keluarga Sakinah (LPPK) Kota Tasikmalaya mengadakan kursus Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang berlangsung selama 3 bulan.

“Pelajaran di sekolah merupakan parameter utama dalam pengembangan potensi menusia, dalam hal ini anak didik selaku generasi penurus sangat menentukan maju dan mundurnya bangsa. Karena itulah, LPPK punya kepedulian untuk meningkatkan mutu pendidikan adan dedikasi warga yang peduli akan dunia pendidikan,” ujar Drs. Abdul Manap Syarifudin, Ketua Umum LPPK/ Ketua DPD BKPRMI (Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia) Kota Tasikmalaya didampingi Kepala TK Al Azhar 33 Lilis Komalasari SPd.

Abdul Manap menjelaskan, ada beberapa jenis PAUD yang ada di masyarakat antara lain: TK, TKA, TK Islam, RA, TAAM, Kelompok Bermain (Kober)/Pra PAUD. Adapun jumlah peserta kursus PAUD untuk gelombang pertama sebanyak 75 orang dan gelombang kedua sebanyak 9 orang. “Kami harap, setelah mengikuti kursus PAUD ini para peserta kursus dapat meninngkatkan ilmu pengetahuan yang dapat diterapkan di dalam Pendidikan Anak Usia Dini yang ada di lingkungan masyarakat,” tuturnya.

Ketua DPD BKPRMI Kota Tasikmalaya ini berharap, pemerintah harus mensejajarkan antara guru non-PNS dan guru PNS. Guru non-PNS diberi penghargaan atau imbalan berupa honor yang ‘layak’ memadai.

Seiring dengan kegiatan yang dilaksanakan LPPK pada 27 Desember 2010 akan mengadakan Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) yang akan diikuti oleh segenap anak usia dini yang akan dilaksanakan di Pendopo Alun-alun Tasikmalaya, dan juara dari FASI tingkat Kota Tasikmalaya akan diikutsertakan pada FASI tingkat Jawa Barat. (U.WACHYU/UDAN)***