Ciamis, LINTAS PENA
Sungguh memprihatinkan dan ironis. Karena ternyata lembaga pendidikan setingkat SMP memiliki bangunan yang kondisinya sangat parah dan jumlahnya cukup banyak. Itulah kenyataan yang terjadi di SMPN 1 Panjalu Kab. Ciamis. Betapa tidak! Karena sebanyak 10 ruang kelas rusak parah, sehingga tidak layak untuk kegiatan belajar mengajar. Dan hanya 2 ruang kelas saja yang masih bisa digunakan untuk kegiatan belajar keterapilan.
“Namun mau bagaimana lagi, karena kenyataannya sebanyak 10 ruang kelas kondisinya rusak parah, sehingga tidak layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar bagi siswa dan guru. Bahkan, kami sangat khawatir kalau tiba-tiba banngunan ini ambruk saat KBM berlangsung,” jelas E.Suherlan, Kepala SMPN 1 Panjalu didampinngi Ketua Komite R. H. Atong Tjakradinata selaku kepada LINTAS PENA.
Karena itu, E. Suherlan dan RH. Atong Tjakradinata mengharapkan kepada pemerintah untuk segera mengucurkan bantuan dana perbaikan, agar para siswa dalam melaksanakan KBM dengan aman dan nyaman.
“Semoga saja proposal yang kami ajukan kepada pemerintah cq Dinas Pendidikan Kab.Ciamis dapat merealisasikan agar 10 ruang kelas yang rusak parah itu bisa segera diperbaiki,” tutur RH.Atong Tjakradinata. (HUSEN)***