Ciamis, LINTAS PENA

Dalam upaya penuntasan Program Wajib Belajar khususnya di SDN 2 Jadimulya di lingkungan UPTD Pendidikan Kec. Langkaplancar Kabupaten Ciamis mendapat perhatian dari kalangan seluruh para pendidik dengan melakukan berbagai terobosan yang dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan prestasi di sekolah dasar ini.

“Selama ini, kami senantiasa berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan prestasi belajar peserta didik di berbagai bidang.Kami menyadari bahwa sekolah merupakan tempat untuk membangun SDM yang berkualitas sesuai dengan kebutuhan zaman,” ujar Atisah SPd, Kepala SDN 2 Jadimulya kepada LINTAS PENA di ruang kerjanya.

Atisah SPd mengaku bersyukur, karena sarana dan prasarana yang dimiliki SDN 2 Jadimulya cukup refresentatif untuk menunjang kegiatan belajar mengajar (KBM) menuju kualitas pendidikan yang lebih baik dan prestasi para peserta didik. ”Dengan adanya sarana prasarana yang memadai, maka diharapkan kami beserta staf guru dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan prestasi belajar siswa-siswi SDN 2 Jadimulya di masa mendatang,”tuturnya.

Ada prestasi yang membanggakan di SDN 2 Jadimulya ini, yakni di bidang Seni Degung dan Upacara Adat lengkap dengan penampilan Ki Lengser karena mereka telah mampu memperlihatkan kebolehannya dan siap tandang makalangan di atas panggung, bahkan sering mendapat undangan untuk manggung pada acara khajatan dan kegiatan lain di sekolahnya.

“Dengan memilikinya Seni Degung dan upacara adat ini tiada lain merupakan bentuk kepedulian SDN 2 Jadimulya dalam upaya turut serta melestarikan seni budaya tradisional khas Sunda,”jelas Atisah SPd.

Karena itu tak berlebihan, bila grup Seni Degung dan Upacara Adat SDN 2 Jadimulya mendapat respon positif dari Kepala UPTD Pendidikan Kec.Langkaplancar ketika kemantau anak-anak latihan kesenian tradisional tersebut beberapa waktu lalu.” Kebetulan ada guru honorer di sekolah kami yang melatih Seni Degung dan Upacara Adat yang ternyata diminati pula oleh anak-anak,”katanya. (DENI KOSWARA)***