Ciamis, LINTAS PENA

Kehadiran lembaga pendidikan Pondok Pesantren Al Hasanah di Dusun Bangunsari Desa Karangkamiri Kec. Langkaplancar Kab. Ciamis, sejak awal berdiri tahun 1999 hingga sekarang, ternyata sudah banyak mengalami banyak kemajuan, termasuk dalam hal sarana fisik yang terus ditingkatkan.

“Alhamdulillah, kehadiran Pesantren Al Hasanah diterima masyarakat di Dusun Bangunsari Desa Karangkamiri, sehingga kami bisa mengembangkannya,” ujar KH. Kausar Husni, pimpinan Pondok Pesantren Al Hasanah kepada LINTAS PENA.

Dalam pembangunan sarana fisik, menurut KH. Kausar Husni, belum lama ini telah membangun ‘pondok’ asrama 2 lantai untuk laki-laki berukuran 10 x 10 meter dan bangunan asrama putri berukuran 10 x 6 meter yang sebagian dananya diperoleh dari para donatur, termasuk bantuan dari Pemkab Ciamis yang diserahkan langsung oleh Bupati H. Engkon Komara saat pertemuan di Sindanghayu Desa Cigayam dan Desa Bojong Kec. Banjarsari beberapa waktu lalu.

“Bantuan dana dari Pemkab Ciamis tersebut telah kami terima terima sebesar Rp. 15 juta, juga ditambah dari dana aspirasi pada bulan September 2010 sebesar Rp. 5 juta yang uang tersebut sekarang telah digunakan untuk sarana bangunan pondok pesantren,” jelas KH. Kausar Husni

Selanjutnya dia mengatakan, bahwa Pondok Pesantren Al-Hasanah ini ditunjuk sebagai pesantren pembinaan LPTQ Tingkat Kecamatan Langkaplancar. dengan adanya bangunan yang cukup sederhana dan hasil dari jerih payah warga pondok pesantren, sehingga bangunan itu dapat disenangi oleh para santri-santri.

“Kami akui bahwa pembangunan sarana dan prasarana itu sebagai daya dorong untuk meningkatkan semangat belajar para santri. Alhamdulillah, berkat dorongan dari berbagai elemen masyarakat yang cukup baik, sehingga dalam prestasi pembelajaran para santri mendapat respon positif,” katanya.

Hal itu dapat dibuktikan adanya piagam-piagam penghargaan, prestasi yang telah diperoleh para santri baik tingkat kecamatan, Kabupaten Ciamis, juga Propinsi Jawa barat, dan bahkan tercatat santri Al-Hasanah ini telah menjuarai tingkat nasional dibidang baca Al-Qur’an (murotal) hapidz 1 juz secara ditalar.

Pada saat ini, jumlah santri yang menimba ilmu di Pondok Pesantren Al Hanasah sebanyak 103 orang, termasuk santri yang berasal dari Ujungberung Bandung dan Lampung. Selain itu, ternyata di pesantren ini dikembangkan pula lembaga pendidikan sekolah diniyah pada sore hari dengan jumlah siswa 25 orang yang dibimbing 3 orang guru, serta adanya program Kejar Paket B yang telah berjalan selama 2 tahun.

“Harapan kami, harapan kami untuk meningkatnya kegiatan belajar mengajar dan prestasi belajar para santri, maka bangunan tersebut akan diperluas dan mengenai pengadaan tanahnya telah disediakan seluas 2.800 m2 untuk tambahan bangunan baru termasuk telah dibangunnya bangunan untuk putra dan putri, kami sebagai pengasuh pondok pesantren Al-Hasanah mengucapkan banyak terima kasih khususnya kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Ciamis juga kepada para donatur dan masyarakat Lingkungan Dusun Bangunsari yang telah peran serta dan menyumbangkan sebagian hartanya semoga segala amal kebaikan dibalas oleh Tuhan Yang Maha Kuasa yang berlipat ganda, “ ungkap KH. Kausar Husni. (DENI KOSWARA)