Oleh: Drs. Deri Daswara, MM

Ketua PGRI Kota Tasikmalaya

BUKANLAH hal yang mudah menjadikan pendidikan sukses, karena pendidikan bukan semata transfer ilmu pengetahuan kepada peserta didik (education is not transfer of knowledge only). Demikian juga PGRI dan perjuangannya untuk menciptakan guru-guru kita yang nota bene merupakan anggota in-aktif (member of PGRI) sebagai guru yang profesional, sejahtera dan terlindungi.

Permasalahan profesionalisme guru masih sangat kompleks. Permasalahan profesionalisme guru bukan hanya menyangkut masalah kualifikasi guru yang sampai saat ini masih ditemukan guru yang belum memenuhi standar minimal kualifikasi pendidikan S1 atau D4 sebagaimana yang dipersyaratkan oleh undang-undang, tetapi menyangkut banyak hal masalah rendahnya kemampuan dan keterampilan guru dalam mengembangkan dan mengimplementasikan model-model pembelajaran yang variatif untuk menciptakan pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan bagi siswa.

Masalah lain adalah tentang kesejahteraan guru. Gaji guru yang sudah cukup mapan, tunjangan sertifikasi sebesar satu kali gaji dengan atribut-atribut kesejahteraan belum menjamin “guru sejahtera lahir batin”.

Untuk itu PGRI sebagai wadah perjuangan guru dapat menata ulang organisasi dan manajemen serta perannya melalui pendekatan dari guru, oleh guru, dan untuk kesejahteraan guru yang berdampak bagi peningkatan mutu proses dan hasil pendidikan.

VISI dan MISI

“Mewujudkan impian guru profesional, sejahtera terlindungi secara paripurna berdasarkan iman dan takwa, kode etik guru dan semangat kebersamaan”

INDIKATOR KEBERHASILAN

Indikator keberhasilan yang ingin dicapai diantaranya, guru profesional dapat mengelola pembelajaran dan pendidikan, sehingga tercapai peningkatan mutu pendidik, guru sejahtera lahir batin yang mendapat perlindungan hukum dalam melaksanakan tugas-tugas pembelajaran dan pendidikan.

STRATEGI PERJUANGAN

Strategi perjuangan PGRI Kota Tasikmalaya yaitu:

1. Untuk mewujudkan guru profesional dalam mengelola pembelajaran dan pendidikan, sehingga tercapai peningkatan mutu pendidikan, diupayakan melalui langkah dan perjuangan ”Meningkatkan kualitas keahlian, kompetensi, kualifikasi serta keterampilan guru” melalui kegiatan peningkatan:

a. Kualifikasi pendidikan sesuai perundangan

b. Kompetensi pedagogic, kepribadian, sosial, dan profesional

c. Keahlian mengembangkan kurikulum satuan pendidikan

d. Keahlian mengembangkan dan mengimplementasikan model-model pembelajaran bermutu

e. Keahlian mengembangkan bahan mengajar

f. Keahlian mengembangkan media dan alat pendidikan

g. Keahlian mengelola pendidikan berbasis ICT

h. Keahlian mengembangkan pendidikan berbasis mutu

i. Keahlian menyusun karya tulis ilmiah di PTK

j. Keahlian mengelola manajemen sekolah modern

k. Keahlian wirausaha guru

l. Keahlian lain dalam pengembangan profesi guru

2. Mewujudkan guru sejahtera lahir bathin akan diupayakan melalui langkah dan perjuangan:

a. Pembinaan pola kenaikan pangkat tepat waktu

b. Pemberdayaan sumber daya dan lembaga financial guru

c. Pengembangan sertifikasi guru

d. Pembinaan mental dan spiritual guru

e. Pengembangan kebutuhan pokok guru sebagai agen pembelajaran

f. Pengembangan kerjasama sektoral dan global untuk meningnkatkan derajat atau martabat guru

g. Pembinaan dan penghargaan bagi guru berprestasi

h. Pengembangan jiwa dan kecintaan terhadap atribut guru.

i. Pembangunan fasilitas guru yang layak dan bermartabat.

3. Mewujudkan guru yang terlindungi akan diupayakan melalui langkah dan perjuangan sbb;

a. Pembinaan dan sosialisasi hukum pendidikan

b. Pembinaan dan sosialisasi hukum public

c. Pemberdayaan LKBH PGRI

d. Jaminan keamanan, keselamatan dan ketenangan dalam bekerja.

e. Perlindungan profesi.

 

KUNCI SUKSES

Adapun kunci sukses dalam pencapaian visi dan misi tersebut antara lain:

a) Keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT

b) Memegang teguh kode etik guru

c) Semangat kekeluargaan, kerjasama dan kebersamaan

d) Konsistensi terhadap AD/ART dan program guru/PGRI

e) Silih asah, silih asih, silih ajenan dan silih agehan

f) Bekerja keras dan berkorban dengan keikhlasan dan tanpa pamrih

g) Berjuang dengan etika dan estetika***