Tasikmalaya, LINTAS PENA

Peringatan HUT Ke-9 Kota Tasikmalaya digelar cukup meriah di kawasan sepanjang Jl. Otista dengan menampilkan berbagai atraksi kesenian dan dihadiri ribuan warga yang tumplek. Pada sajian kesenian tersebut, tampak terlihat pertunjukan yang digelar murid Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD), dengan menampilkan tarian payung.

Edi Martono salah satu seniman teater yang ada di kota Tasikmalaya yang kebetulan menyaksikan pertunjukan Tari Payung tersebut berkomentar bahwa, walaupun gerakan tari sederhana namun mampu membuat gerakan yang dinamis dan rampak.

“Memang seharusnya anak-anak jangan disuguhi oleh hal-hal yang bersifat rumit. Terbukti, walaupun perbendaharaan geraknya masih kurang, tetapi merasakan aura lain yang terpancar. Keceriaan, kebahagiaan, dan rasa kagum melihat para penari cilik memainkan payung seakan membawa rasa tersendiri buat saya pribadi.” tuturnya

Karena menurut Edi Martono, mungkin hal ini timbul secara alami yang terpancar dari aura keceriaan anak-anak serta jiwanya yang polos bersih, ujarnya kepada LINTAS PENA. (TATANG.R.A)***