Kab. Tasikmalaya, LINTAS PENA

Keberadaan lembaga pondok pesantren tidak hanya berkiprah dalam lembaga pendidikan terutama pendidikan keagamaan saja, tetapi dapat berperan besar dalam upaya meningkatkan perkembangan perekonomian umat, karena banyak potensi yang perlu digali dalam menunjang kesejahteraan masyarakat.

Demikian diungkapkan Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Dede Yusuf ketika membuka resmi pelaksanaan pameran dan bazaar pada peringatan HUT ke 105 Pondok Pesantren Suryalaya di Kec.Pagerageung.Pada pembukaan pameran dan bazaar tersebut dihadiri pula Wakil Bupati Tasikmalaya H. E. Hidayat, SH, MH. Kedatangan Wagub Dede Yusuf disambut Ketua Yayasan Serba Bakti (YSB) Pondok Pesantren Suryalaya Marsekal Muda TNI (Purn) H. Mahpudin Taka, salah seorang Pengemban Amanah Pangersa Abah (KH. A. Shohibulwafa Tajul Arifin ) KH. Zaenal Abidin Anwar. Bidang Humas HUT 105 H. R. Bobon Setiaji Bustomi.

“Apalagi ketika saya melihat warga Pondok Pesantren Suryalaya dari berbagai daerah berduyun-duyun untuk bersilaturahmi kepada Pangersa Abah Anom tampak kompak, adanya kebersamaan yang merupakan potensi untuk meningkatkan perkembangan perekonomian umat, tutur Wagub Jabar.

Sementara itu, Ketua Yayasan Serba Bakti (YSB) Pondok Pesantren Suryalaya Marsekal Muda TNI (Purn) H. Mahpudin Taka dalam kata sambutannya, memaparkan sejarah panjang perjalanan Pondok Pesantren Suryalaya dan perkembangannya yang telah dicapai terutama di bidang pendidikan baik formal maupun kepesantrenan.Sedangkan KH. Zaenal Anwar membacakan kata sambutan KH. A. Shohibulwafa Tajul Arifin.

Setelah membuka resmi pameran dan bazaar HUT 105 Pesantren Suryalaya dan mengunjungi stand peserta pameran, Wagub Dede Yusuf bersilaturahmi kepada Pangersa sambutan KH. A.Shohibulwafa Tajul Arifin dan sempat menunaikan ibadah shalat Dzuhur bersama. (REDI MULYADI/ RATNA SARI DEWI)***