Ciamis, LINTAS PENA

Demi terwujudnya pendidikan yang berkualitas sebagaimana tujuan luhur dari pendidikan nasional, maka pihak SMA Negeri Langkaplancar senantiasa berusaha meningkatkan ‘kinerja’ profesionalisme guru, terutama dalam hal ‘mendidik’ melaksanakan proses kegiatan belajar mengajar (KBM) terhadap siswa-siswinya.

“Kami berusaha keras untuk meningkatkan profesionalisme guru dalam upaya mempermudah terciptanya pencitraan pendidikan yang baik di sekolah kami, terutama mutu pendidikan,”ungkap Drs.Ejen Permana MPd kepada LINTAS PENA di ruang kerjanya.

Dia mengakui, bahwa untuk meningkatkan mutu pendidikan itu di sekolah yang dipimpinnya sangat sulit tanpa ada kerjasama yang baik, terutama di antara para pendidik (guru) dalam mewujudkan visi dan misi yang dimiliki SMAN Langkaplancar. Juga menjalin kerjasama yang harmonis dengan komite sekolah mewakili orangtua siswa dan masyarakat.

“Peran guru bukan semata-mata sebagai tenaga pengajar yang harus menerapkan ilmu pengetahuan saja, melainkan melainkan jabatan dan profesi yang patut dihargai oleh semua peserta didik.Sebab, tugas guru sekarang ini sangat berat untuk mendidik siswa menjadi orang yang berbudi luhur berakhlak mulia serta berguna bagi nusa, bangsa dan negara,”jelas Ejen Permana yang baru 1 tahun menjabat Kepala SMAN Langkaplancar ini.

Informasi yang diperoleh LINTAS PENA menyebutkan, sejak Kepala Sekolah dijabat oleh Drs.Ejen Permana, ternyata SMAN Langkaplancar banyak mengalami kemajuan baik di bidang akademik maupun non akademik, sehingga keberadaannya semakin dikenal masyarakat luas.

Walau demikian, dia berharap kepada pemerintah khususnya yang berada di wilayah Kec.Langkaplancar dapat mengarahkan kepada masyarakat luas, bahwa untuk melanjutkan sekolah putra-putrinya ke SMAN Langkaplancar saja daripada ke SLTA yang ada di luar daerah. Alasannya, karena kualitas SMAN Langkaplancar tak kalah bila dibandingkan dengan sekolah lanjutan atas lainnya. Bahkan, prestasi yang diraih para siswa di SMAN Langkaplancar cukup gemilang hingga ke tingkat provinsi Jawa Barat, dan juga sudah terdaftar sebagai SMAN yang cukup sukses dalam meningkatkan kualitas pendidikannya. Apalagi pada bulan September 2010 yang lalu telah dilaksanakan akreditasi oleh Badan Akreditasi Sekolah (BAS) telah diakui untuk naik ke program penunjang yang lebih meningkat.

“Dengan telah dilaksanakannya akreditasi oleh BAS itu, maka diharapkan kami dapat lebih meningkatkan kualitas pendidikan bagi peserta didik dan berprestasi di segala bidang, juga meningkatnya profesionalisme para guru dalam menjalankan tugas KBM,”jelas Kepala SMAN Langkaplancar ini.

Dalam menjalankan tugasnya sebagai Kepala SMAN Langkaplancar, Drs.Ejen Permana MPd dibantu staf pengajar sebanyak 9 orang guru berstatus PNS, 11 orang GTT dan 7 orang staf TU. Sementara itu, jumlah peserta didik yang menimba ilmu di sekolah ini tercatat sebanyak 205 siswa.

Namun dia mengakui, bahwa sekolah yang dipimpinnya saat ini masih membutuhkan bantuan sarana dan prasarana, di antaranya adalah 2 ruang kelas baru (RKB) untuk kegiatan belajar mengajar, juga kelengkapan alat peraga seperti halnya laboratorium IPA, laboratorium komputer, perpustakaan dan lain sebagainya.

“Harapan kami, semoga pemerintah berkenan memberikan bantuan untuk sarana-prasarana yang belum dimiliki, di samping pengadaan barang yang dibutuhkan sekolah kami seperti kelengkapan laboratotium IPA, Bahasa dan Komputer,”jelasnya.(DENI KOSWARA)***