Kab.Tasikmalaya, LINTAS PENA

Setelah mendampingi kunjungan Presiden Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono pada Muktamar XIV Persis di Kota Tasikmalaya, secara mendadak Menteri Pendidikan Nasional Prof. Dr. Ir. Muhammad Nuh berkunjung ke Pondok Pesantren Suryalaya di Kec.Pagerageung Kab.Tasikmalaya untuk bersilaturahmi dengan Pangersa Abah Anom (KH. Shohibul Wafa Tajul Arifin). Kedatangan beliau diterima langsung oleh Sekretaris Pribadi Pangersa Abah H. Baban Ahmad Jihad S.B. Ar, dan salah seorang Pengemban Amanah Pangersa Abah KH. Zaenal Abidin Anwar.

“Pak Mendiknas berkunjung ke Pesantren Suryalaya hanya bersilaturahmi dengan Pangersa Abah, dan kesempatan itu kami pergunakan untuk berbincang mengenai perkembangan dunia pendidikan di tanah air,” ungkap KH. Zaenal Abidin Anwar didampingi Kepala SMK Plus Serba Bakti Suryalaya Drs. Denny H. Gandasapoetra, MM.

Pada kesempatan itu, lanjut KH. Zaenal Abidin Anwar, Mendiknas Muhammad Nuh berbicara mengenai pentingnya pendidikan karakter. Sebagai bagian dari upaya membangun karakter bangsa maka pendidikan karakter mendesak untuk diterapkan. “Pak Mendiknas menyebutkan, di antara karakter yang ingin kita bangun adalah karakter yang berkemampuan dan berkebiasaan memberikan yang terbaik, giving the best, sebagai prestasi yang dijiwai oleh nilai-nilai kejujuran,” tuturnya.

Kepala SMK Plus Serba Bakti Suryalaya Drs. Denny H. Gandasapoetra, MM menambahkan, bahwa program pendidikan karakter yang dicetuskan Mendiknas tersebut, sudah sejak lama diterapkan di lembaga-lembaga pendidikan yang berada di lingkungan Pondok Pesantren Suryalaya, mulai tingkat sekolah TK hingga perguruan tinggi. “Dengan menerapkan pendidikan karakter yakni melatih ketangguhan dan kemampuan sebagaimana diharapkan Pak Mendiknas, maka generasi yang dilahirkan dunia pendidikan Insya Allah akan menjadi generasi yang sanggup dan siap menghadapi realitas kehidupan termasuk menghadapi implikasi dari globalisasi, ” ujarnya. (REDI MULYADI/DEDE FUAD/RATNA SARI DEWI)***