Kab.Tasikmalaya, LINTAS PENA

Selama ini, keberadaan SMPN 1 Sukaratu di Kabupaten Tasikmalaya cukup dibutuhkan masyarakat yang berada di wilayah Kecamatan Sukaratu dan sekitarnya. Karena itu tak mengherankan, bila animo masyarakat untuk menyekolahkan putra-putrinya ke sekolah lanjut pertama ini cukup besar.

Betapa tidak! Buktinya, peserta didik SMPN 1 Sukaratu untuk tahun ajaran 2009/2010 ini saja jumlahnya mencapai 672 siswa menempati 18 ruang kelas, yang dibimbing oleh 43 orang guru. Pada saat ini, kepala sekolahnya dijabat oleh Drs.Toha yang berusaha untuk dapat meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah yang dipimpinnya.

Dalam upaya mewujudkan kualitan pendidikan di sekolah yang dipimpinnya, menurut Toha, memang perlu didukung oleh berbagai bidang termasuk sarana prasarana atau fasilitas yang dimiliki, di samping staf pengajarnya. “Kami tengah berusaha untuk dapat meningkatkan kualitas pendidikan, dengan harapan bahwa peserta didik lulusan dari SMPN 1 Sukaratu lebih menonjol, misalnya banyak yang diterima di SMA/SMK negeri.”ujarnya.

Kalau bicara sarana prasarana, diakui Toha, memang belum bisa dikatakan memadai. Karena masih membutuhkan beberapa ruang kelas baru dan ruang kelas pun ada yang perlu perlu diperbaiki, termasuk untuk ruang laboratorium bahasa. “Kami memang membutuhkan satu ruangan untuk laboratorium bahasa,”ungkap Drs.Toha saat ditemui LINTAS PENA.

Namun, kendala yang dihadapi pihak SMPN 1 Sukaratu karena tidak adanya lahan untuk perluasan bangunan.” Kalau lahan untuk membangun ruang laboratorium, sebenarnya ada lahan seluas 40 bata milik warga di sebelah timur sekolah, yang harus dibeli dengan harga Rp.2 juta/bata.”jelasnya.

Dengan demikian, Toha berharap kepada pemerintah cq Disdik Kabupaten Tasikmalaya dapat mengucurkan bantuan dana melalui program DAK atau role sharing tahun 2010, baik untuk pembelian lahan milik warga seluas 40 bata berikut pembangunan beberapa ruang kelas dan ruang laboratorium bahasa.(REDI MULYADI)***