WALAUPUN baru berdiri dan beroperasional pada tahun 2007-2008, tetapi kehadiran SMKN 1 Rancah mendapat respon positif dari masyarakat, terutama masyarakat yang berada di Kab.Ciamis bagian utara untuk menyekolahkan putra-putrinya. Buktinya, untuk tahun pelajaran 2010/2011 jumlah siswa sekolah kejuruan ini tercatat sebanyak 781 siswa.
“Sejak ada SMKN 1 Rancah, masyarakat Ciamis bagian utara kini tak perlu repot dan jauh-jauh menyekolahkan anak-anaknya ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Karena tujuan sekolah ini adalah berusaha mengembangkan SMKN 1 Rancah menjadi SMK yang sejajar dengan sekolah lain, di samping memenuhi semua komponen yang dipersyaratkan untuk memenuhi kriteria profil sekolah kejuruan,”ungkap Drs.Maman Sudirman MM, Kepala SMKN 1 Rancah.
Maman Sudirman sebagai perintis berdirinya SMKN 1 Rancah bersama Ketua Komite H.O.S. Masdiana, tentu saja harus merangkak dari bawah dengan penuh perjuangan dan tantangan sekaligus kebanggaan tersendiri. Apalagi kampus yang beralamat di Jl.Raya Rajadesa Telp. (0265) 2732615 itu kini tampak berdiri megah dengan sarana prasarana maupun fasilitas yang cukup memadai.
Adapun visi yang diemban SMKN 1 Rancah, menurut Drs.Maman Sudirman MM, yakni dengan disiplin kita berprestasi melalui peningkatan kualitas belajar mengajar sesuai dengan tatanan iman dan takwa, serta menuntaskan sarana dan prasarana di tahun 2012.
“Sedangkan misi yang kami emban, yakni berusaha meningkatkan profesionalisme dan akuntabilitas kerja, tanggap dalam perubahan serta simpatik dalam layanan. Selain itu, kami berusaha mewujudkan generasi yang handal terutama unggul dalam IPTEK fsn kokoh dslsm IMTAQ, juga menumbuhkan budaya mutuu yang berwawasan keunggulan, dan melengkapi sarana prasarana serta memanfaatkan sarana prasarana yang ada,”paparnya.
Maman pun menjelaskan, bahwa Kompetensi “Program” Keahlian di SMKN 1 Rancah yakni Multimedia, Akutansi dan Pemasaran yang masing-masing memiliki keunggulan serta diminati siswa-siswi. Karena staf pengajarnya sebanyak 40 orang guru (17 orang guru berstatus PNS dan 23 orang guru berstatus honorer) memang profesional dan ahli sesuai disiplin ilmu yang dimilikinya.Bahkan dalam kegiatan praktek kerja industri (prakerin), sekolah kejuruan yang dipimpinnya telah menjalin kerjasama dengan berbagai perusahaan maupun instansi yang ada di Ciamis dan Tasikmalaya.
Ketika ditanya mengenai sarana bangunan yang ada terutama ruang kelas untuk kegiatan belajar mengajar (KBM), Maman menjelaskan, saat ini SMKN 1 Rancah memiliki 18 rombel. Kini tengah membangun 4 rombel yang sumber dananya dari APBD II dan APBD I. “Namun, kami masih membutuhkan 6 ruangan lagi yakni 2 ruang kelas, ruang perpustakaan, ruang laboratorium dan sarana prasarana lainnya,”jelas pria ramah ini.
Sedangkan kegiatan ekstrakurikulernya antara lain Paskibra yang selalu jadi andalan setiap ada upacara bendera di tingkat kecamatan, gerakan pramuka, ada kelompok seni budaya terutama seni Sunda, olahraga sepakbola dan voli bal yang jadi primadona, kegiatan Palang Merah Remaja (PMR) serta Ikatan Remaja Mesjid yang banyak diminati.
“Selain itu, bagi siswa yang berprestasi baik akademik maupun non-akademik terutama mengharumkan nama sekolah, maka kami akan membebaskan biaya sekolah.”ujar Kepala SMKN 1 Rancah kepada LINTAS PENA.
Kebijakan pemerintah dengan mengembangkan jumlah pendidikan SMK bertujuan agar lulusan dari SMK memiliki kompetensi untuk bekerja sesuai dengan kejuruannya. Nah, SMKN 1 Rancah punya motto yakni berusaha menjadi SMK for better future (untuk masa depan yang lebih baik) dalam meraih terwujudnya suatu SMK yang berkualitas dengan daya saing secara nasional dan global. “Juga menjadi pusat keunggulan (centre of excelent) dibidang pendidikan keahlian dan menyiapkan tenaga kerja yang terampil, profesional, serta berakhlak mulia.”tutur Drs.Maman Sudirman MM mengakhiri obrolan. (REDI MULYADI)***