Tasikmalaya, LINTAS PENA

SDN Nagarasari 3 yang berada di lingkungan UPTD Pendidikan Cipedes Kota Tasikmalaya memang patut mendapat acungan jempol. Pasalnya, setiap kali menerima bantuan rehab bangunan sekolah, ternyata selalu tepat waktu dan sesuai dengan RAB. Bahkan berhasil membangun gedung dua lantai yang digunakan untuk ruang guru yang merupakan hasil swadaya murni masyarakat. Bahkan ruang itu, untuk sementara digunakan ruang perpustakaan.

“Bangunan dua lantai ini murni hasil swadaya masyarakat. Karena dana yang kami gunakan untuk membangunnya merupakan bantuan orangtua siswa dan siswa sendiri yang mengumpulkan uang Rp.200/siswa/hari pada saat itu,”ujar Agus Mulyana, Kepala SDN 3 Nagarasari.

Agus menjelaskan, bahwa lantai dasar digunakan untuk perpustakaan, ruang komputer, kantin dan ruang tamu. Sedangkan lantai dua digunakan untuk ruang guru dan kepala sekolah.

“Karena tidak memiliki ruang perpustakaan, untuk sementara menggunakan ruangan ini, meski terkesan tidak tertata rapi, masih bersatu dengan ruang komputer dan ruang tamu. Padahal, banyak koleksi buku perpustakaan yang tidak dipajangkan, karena ruangannya terbatas,”ujarnya.

Dengan kata lain, lanjut Agus Mulyana, saat ini SDN 3 Nagarasari membutuhkan ruang perpustakaan dan ruang belajar komputer refresentatif. “Sejak beberapa tahun ke belakang, siswa kelas 3 sampai kelas 6 sudah belajar komputer, sehingga dibutuhkan ruangan khusus,”

Sebenarnya, pihak sekolah dan komite sekolah sudah mengajukan proposal pengajuan bantuan dana untuk ruang kelas baru (RKB) kepada pemerintah melalui Disdik Kota Tasikmalaya.”Semoga saja pada yahun 2010 ini, sekolah kami kembali menerima bantuan DAK untuk membangun RKB, khusus untuk ruang kelas, ruang perpustakaan dan raung komputer,”ungkap Kepala SDN 3 Nagarasari. (REDI MULYADI/ENDANG SUTRISNO)***