Kab.Tasikmalaya, LINTAS PENA
Radio Inayah 100.8 FM memancangkan bendera di wilayah Pondok Pesantren Suryalaya Kabupaten Tasikmalaya, mulai 23 Maret 2000 itu ternyata mampu mengudara hingga ke berbagai pelosok di wilayah Priangan Timur dan sekitarnya. Tak mengherankan, bila nama Inayah 100.8 FM sudah tak asing lagi di kuping pendengar setianya. Apalagi program siaran yang ada dikemas sedemikian rupa.


Karena lokasi Radio Inayah 100.8 FM di lingkungan lembaga pendidikan baik pondok pesantren maupun pendidikan umum mulai tingkai taman kanak-kanak sampai perguruan tinggi (Komp. Kampus Latifah Mubarokiyah Suryalaya No. 241 Tasikmalaya 46158), maka sebagian besar program siarannya pun disesuaikan dengan dunia pendidikan.
“Hal ini sesuai dengan cita-cita kami untuk memiliki media elektronik yang memiliki ciri khas dan berkarakter kuat, dan atas rasa peduli serta rasa turut bertanggungjawab terhadap peningkatan kebutuhan masyarakat akan media dakwah, informasi, promosi, event dan hiburan yang mendidik serta wadah untuk bersilaturahmi.”ungkap Assyami Laili, wakil tim komisaris atas nama Direktur Utama H. Kankan Zurkarnaen Ar didampingi produser Ronny Wantana.
Nah, salah satu program andalan Radio Inayah 100.8 FM bagi pelajar adalah Fantastic School yang mengadaptasi dari kebutuhan dan selera pendengar dari lingkungan kampus, dengan menampilkan ragam warna yang khusus bagi kaula muda.


“Selama ini, program siaran Fantastic School cukup diminati pendengar dari kalangan remaja, terutama para pelajar yang berada di lingkungan kampus Suryalaya. Karena itu, kami pun berusaha mengemasnya sedemikian rupa baik saat on air maupun off air,”jelas Mbak Yemi, panggilan akrab Assyami Laili.


Walaupun sebenarnya, lanjut Mbak Yemi, secara global bahwa Radio Inayah diperuntukan bagi seluruh kalangan, yang didalamnya kental dengan muatan dakwah TQN Pondok Pesantren Suryalaya. Selain itu, kerjasama dengan pihak-pihak lain pun terjalin baik, seperti dengan instansi pemerintahan, maupun swasta. dalam bidang sosial, seni dan budaya, pendidikan, kesehatan maupun perekonomian. atas pertimbangan bahwa Inayah berada di lingkungan yang heterogen, maka Inayah tidak hanya berjalan di satu koridor secara segmented.
“Dengan fleksibel dan santun, kami menyentuh segala lapisan masyarakat melalui penyajian ragam warna program yang mengadaptasi dari kebutuhan dan selera pendengar, hal inilah membuat Inayah Beda dengan yang lain, sebuah radio modern dengan balutan Islami.,”paparnya.(REDI MULYADI/TIM LINTAS PENA)****