Kab.Tasikmalaya, LINTAS PENA
Wartini Manikawati adalah sosok kepala sekolah perempuan yang pantang menyerah.
Karena aktivitasnya tak mau kalah dengan kaum lelaki, setidaknya pada tahun lalu pernah menjadi anggota DPRD, serta aktif di berbagai organisasi.Namun, saat ini dia menekeni kariernya sebagai kepala sekolah di SDN Jatihurip wilayah UPTD Pendidikan Cisayong Kab.Tasikmalaya.
“Sekarang saya lebih enjoy di dunia pendidikan.Walau begitu, dunia politik dan keorganisasian tetap dijalani,”ungkap Ny.Wartini, seraya menyebutkan bahwa sekolahnya kini memiliki sebanyak 226 siswa, dengan tenaga pengajar 6 orang guru PNS dan 2 orang guru sukwan.
Sebelum menjabat Kepala SDN. Jatihurip, menurut Wartini, keberadaan sekolah berantakan dan sangat memprihatinkan karena tidak terawat dengan baik. Namun, setelah bertugas menjadi kepala sekolah di SDN Jatihurip, semua orang tua murid merasa ada semacam keraguan, termasuk warga masyarakat sekitar.
“ Karena di SDN Jatihurip sudah beberapa kali ganti kepala sekolah, akan tetapi belum ada yang mampu merubah keadaan lokasi tersebut, apalagi sekarang d kepalai oleh seorang perempuan,” ungkapnya kepada Lintas Pena.
Walau begitu, tantangan serta tuntutan bukannya menyurutkan semangatnya, justru sebaliknya lebih bersemangat untuk membuktikan bahwa dia mampu merubah dan apa yang dicita-citakannya akan segera terwujud.
Setelah sekian tahun kemudian, dengan penuh semangat dan tidak putus asa, maka pada tahun 2006 SDN Jatihurip mendapat bantuan dari provinsi untuk rehab fisik. Pada akhirnya, sekolah ini pun tertata dengan rapi dan baik
Namun dari waktu ke waktu sampai sekarang, menurut Wartini, belum ada lagi semacam bantuan dikarenakan selama 4 tahun itu memerlukan perawatan dari segi mebeuler serta ditambah untuk peningkatan mutu dan bantuan untuk peningkatan fisik supaya lebih semangat dalam mendidik. “Kami mengharapkan adanya bantuan lagi dari pemerintah, khususnya dari Dinas Pendidikan Kab.Tasikmalaya supaya menerima bantuan melalui program DAK 2010.”ungkapnya. (TATANG/RENDI)***