Kab.Tasikmalaya, LINTAS PENA

Dalam upaya membentuk SDM yang berkualitas. Pemkab.Tasikmalaya terus lakukan peningkatan mutu pendidikan dari mulai usia dini. Hal itu diupayakan demi berkembangnya pendidikan di Kab.Tasikmalaya dengan wajib belajar 9 tahun, termasuk mengenai sarana prasarana pun terus ditingkatkan agar mendukung dalam belajar mengajar.

Namun kenyataan di lapangan masih jauh mencapai sempurna, seperti halnya di Kampung Cinta Asih Desa Ciroyom Kec. Bojonggambir berdiri PAUD Budiasih yang didirikan 14 Juli 2008 dengan jumlah 20 anak didik dan tenaga pengajar 2 orang. PAUD Budiasih didirikan oleh bimbingan PKK Desa Ciroyom dan kecamatan setempat.Bahkan sudah di akui dinas pendidikan.

”Dukungan masyarakat terhadap PAUD Budiasih cukup besar, meski sampai saat ini untuk kegiatan belajar mengajar, kami masih pinjam ruang kelas milik madrasah,”ujar Ai Nina, Kepala PAUD Budiasih kepada LINTAS PENA.

Karena masih pinjam ruang kelas untuk KBM, menurut Ai Nina yang didampingi guru pengajar Rika, mengharapkan bantuan kepada pemerintah cq dinas pendidikan untuk menyediakan sarana prasana yang memadai untuk PAUD Budiasih yang dikelolanya.

”Walaupun kami masih pinjam ruang kelas dari madrasah, tetapi tidak sampai mengganggu KBM, karena adanya pembagian waktu yakni masuk pagi untuk Madrasah Awaliyah (MDA) dan siang digunakan untuk PAUD Budiasih,”tuturnya.

Kehadiran lembaga pendidikan anak usia dini PAUD Budiasoh ternyata mendapat respon positif dari masyarakat di Kampung Cinta Asih Desa Ciroyom Kec.Bojonggambir Kab. Tasikmalaya bagian selatan itu. (TATANG.R.A)***