Tasikmalaya, LINTAS PENA

Selama ini, stasiun TPI banyak melahirkan grup-grup komedi papan atas baik melalui program khusus seperti Audisi Pelawak Indonesia (API) maupun program regular seperti Patrio dalam Ngelaba dan Cagur.Kini, jelang perhelatan akbar sepakbola dunia FIFA World Cup, TPI kembali menggelar reality show terbaru bertajuk Piala Duniatawa. Audisi pun diadakan di 4 kota, yakni Yogyakarta, Surabaya, Bandung dan Jakarta. Ratusan grup lawak ikut dalam audisi di setiap kota. Piala Duniatawa adalah awal dari sebuah acara komedi di televisi. Acara ini gabungan dari sejumlah aktivitas seni yang bisa membuat pemirsa tertawa.

Nah, salah satu grup lawak asal Tasikmalaya yang telah lolos dari audisi “Piala Duniatawa” regional Jakarta yang diselenggarakan statsiun TV nasional TPI, adalah BOReLAK. Julukan sebagai grup lawak plus, rasanya cocok ditujukan kepada mereka, karena selain pintar membanyol, mereka juga jago memainkan alat musik

“Borelak adalah grup lawak/musik humor yang di iringi: kecapi,gitar dan kendang.Sesuai dengan arti BOReLAK itu sendiri: Berkilau dengan BOdor(lawak) REngkak(gerak) LAgu & KOlaborasinya.”ujar Deppe Jalu, pendiri grup lawak yang bermarkas di Jl. Bebedahan I Gg.Hasan ini.

Kelompok lawak yang berdiri sejak tahun 2001 ini beranggotakan: Andri (kendang), Depe Jalu (gitar), Hendra (kendang), Azim (vokal humor), Iip (vokal humor) dan Oyik (vokal humor).Selama 9 tahun berkiprah, Grup BOReLAK jadi duta kesenian di TMII Jakarta sebanyak 8 kali, Taman Budaya Bandung dan sering mendapat undangan ngalawak di beberapa kota di wilayah Jawa Barat.

Grup BOReLAK ini selain jago mengocok perut, tetapi juga menghibur telinga penontonnya dengan permainan musik yang piawai, kemudian lagu-lagu tenar yang akrab di telinga penonton, mereka mainkan dalam bentuk parodi. “Kami memilih nama ini karena mudah diingat dan diucapkan,” jelas Deppe Jalu.

Sejak awal, BOReLAK ingin menjadi kelompok lawak yang tidak hanya sekadar melawak. “Kami ingin dikenal sebagai kelompok musik humor,” tambah Oyik BOReLAK.

Sambil berseloroh, Oyik mengatakan, bahwa keputusan tersebut diambil karena sadar akan penampilan diri sendiri. “Kami sadar, tampang kami pas-pasan. Enggak mungkinlah kalau kami nekat menjadi kelompok band yang serius. Enggak bakal laku. Kebetulan dalam pergaulan sehari-hari kami senang bercanda, jadi dipadukan saja.”tuturnya.

Sehubungan dengan terpilihnya grup lawak/musik humor “BOReLAK” Tasikmalaya, ke ajang “Piala Dunia Tawa” yang disiarkan oleh stasiun televisi nasional TPI, maka kami mengajak warga Jawa Barat dan pembaca setia LINTAS PENA sudi kiranya sebagai tim sukarelawan untuk mendukung dan mensukseskan grup ini dengan mengirim sms sebanyak-banyaknya dengan cara ketik: PDT BORELAK kirim ke 6288

“Kalau kirim sms buat grup BOReLAK dijamin gak bakalan rugi lho…”kilah Deppe Jalu kepada LINTAS PENA. (REDI MULYADI)***