Kab.Tasikmalaya, LINTAS PENA

Banjir yang terjadi hari Sabtu kemarin memutuskan jalur Sindangreret Cidadap karena di daerah Cikeruh Desa Cikupa Kec.Karangnunggal Kab.Tasikmalaya terendam sampai pinggang orang dewasa kejadian Banjir ini sudah sudah rutin terjadi.Dengan kondisi banjir seperti itu, sarana transportasi terganggu dan warga tidak maksimal dalam beraktivitas, bahkan para pelajar tidak bisa bersekolah.

“Dengan meluapnya air sungai hingga jalur jalan, tentu saja sangat mengganggu aktivitas warga maupun sarana transportasi, juga banyak anak sekolah yang terpaksa harus meliburkan diri.”ujar Tatang Bachtiar, Kepala Desa Karangnunggal via surat elektronik kepada LINTAS PENA, kemarin malam.

Karena itu, menurut Tatang Bachtiar,warga beberapa desa di sepanjang jalur sungai tersebut mohon perhatian Pemkab Tasikmalaya untuk dapat mengatasinya. Karena selama ini, tiap kali turun hujan deras selalu menimbulkan banjir, sehingga merusak lahan pertanian, sarana jalan dan juga para pelajar sering tak masuk sekolah karena tercegat banjir langganan.

Selain itu,guyuran hujan deras hari Sabtu membuat jalan raya Tasikmalaya-Karanganunggal hampir lumpuh karena di daerah Adawarna terjadi longsor yang memakan sebagian badan jalan yang di khawatirkan jalan sudah retak apabila terjadi hujan lebat susulan tidak menutup kemungkinan jalan akan terputus.Karena itu, warga Tasik Selatan mengharapkan sekali tindakan dari Pemkab Tasikmalaya untuk mengatasi kondisi jalan yang mengalami longsor tersebut.

(REDI MULYADI)***