Kab.Tasikmalaya, LINTAS PENA
Penyelenggaraan pendidikan formal di lingkungan Pondok Pesantren Suryalaya Kec.Pagerageung Kab.Tasikmalaya ternyata kini telah berusia 49 tahun.Karena itu tak mengherankan, bila peringatan Hari Pendidikan Suryalaya (HARDIKSUR) dirayakan secara semarak dengan berbagai kegiatan dan prestasi dari masing-masing pendidikan formal.Puncak peringatan HARDIKSUR digelarnya upacara bendera yang diikuti oleh seluruh lembaga pendidikan, mulai dari TK hingga mahasiswa perguruan tingi Latifah Mubarokiyah.
”Peringatan hari pendidikan formal yang ke 49 bertepatan dengan persiapan Hari Ulang Tahun Pondok Pesantren Suryalaya yang ke 105, sehingga diharapkan seluruh komponen lembaga pendidikan di lingkungan Pondok Pesantren Suryalaya turut serta dalam menyukseskan peringatan milad tersebut. Abah juga berharap kepada lembaga pendidikan Perguruan Tinggi Latifah Mubaroqiyah agar menjadi perguruan tinggi yang bersifat universal, yaitu menjadi Universitas Latifah Mubarokiyah (ULAMA)”ujar Masekal Muda TNI (Purn) H.Mahpudin Taka selaku Ketua Yayasan Serba Bakti Suryalaya mengutip amanat KH A.Shohibul Waha Tajur Arifin sesepuh Pondok Pesantren Suryalaya.
Selama 49 tahun ini, menurut H. Mahpudin Taka, ternyata Yayasan Serba Bakti Pondok Pesantren Suryalaya telah memiliki lembaga pendidikan formal yang cukkup berkembang dan memiliki prestasi masing-masing, antara lain: SMIP berdiri tahun 1961, MTs berdiri tahun 1964, PGA pada tahun 1966, PTDI pada tahun 1967, kemudian SMA pada tahun 1975, pada tahun 1977 mendirikan Madrasah Aliyah (MA) dan STK, selanjutnya tahun 1986 mendirikan IAILM, selanjutnya tahun 1995 mendirikan Mak, tahun 1999 mendirikan STIE-LM dan tahun 2002 mendirikan SMK Plus.
”Karena menyadari betapa pentingnya pendidikan bagi masyarakat, maka Abah Anom dengan segala daya terus berusaha membantu program pemerintah dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa, sekaligus dalam rangka mempersiapkan peserta didik menjadi subjek yang bertakwa kepada Allah SWT, berakhlak mulia, amanah, tangguh, mandiri, demokratis dan profesional pada bidangnya masing-masing melalui pendidikan formal yang didirikannya,”tutur H.Mahpudin Taka.
Peringatan HARDIKSUR itu sendiri, lanjut Ketua Yayasan Serba Bakti Suryalaya ini, yakni dimaksudkan agar generasi penerus/pelajar dan mahasiswa di Pondok Pesantren Suryalaya dapat mengenal lebih dekat dan sekaligus dapat menteledani para pendiri pendiri pendidikan formal yang telah meletakkan dasar-dasar perjuangan dalam memajukan pendidikan yang sangat penting artinya bagi bekal hidup baik di dunia maupun di akhirat.
”Dengan kata lain, sebagai bentuk rasa simpati dan penghargaan kami kepada para pendahulu yang telah berjuang memajukan pendidikan formal di linngkungan Pondok Pesantren Suryalaya,”jelas Marsekal Muda TNI (Purn) H.MahpudinTaka kepada LINTAS PENA, seusai upacara peringatan HARDIKSUR, pekan kemarin. (NUR KAMILLAH/REDI MULYADI)***