Kab.Tasikmalaya, LINTAS PENA

Selasa kemarin, suasana di komplek SDN 1 Pasirhuni di lingkungan UPTD Pendidikan Ciawi tampak ramai karena banyaknya warga yang ingin menyaksikan penampilan kreasi seni siswa siswi sekolah tersebut di atas panggung terbuka. Pada hari itu memang tengah ada acara ‘Hari Kenaikan Kelas dan Perpisahan Kelas VI’ dengan menampilkan berbagai kesenian.

“Alhamdulillah, acara kenaikan kelas dan perpisahan kelas enam yang kami selenggarakan berjalan lancar, dan semua itu berkat keterlibatan orangtua siswa dan komite sebagai penyelenggara, juga mendapat dukungan dari pemerintahan Desa Pasirhuni,”ungkap Encu Samsudin, Kepala SDN 1 Pasirhuni.

Encu Samsudin mengatakan, bahwa SDN 1 Pasirhuni yang dipimpinnya itu memiliki jumlah murid sebanyak 313 siswa, dengan 11 rombel yang menempati 7 ruang kelas sehingga dibagi dua shift. Itupun sebanyak 3 ruang kelas yang ada kondisi atapnya rusak sehingga perlu perbaikan.

”Kami saat ini kekurangan rungan kelas untuk bisa menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara optimal dan nyaman,”ujar Ketua K3S Ciawi ini.

Karena ada 11 rombel dan hanya memiliki 7 ruang kelas, menurut Encu, maka SDN 1 Pasirhuni masih membutuhkan 4 ruang kelas baru (RKB).Dengan demikian, selain perlu perbaikan 3 ruang kelas yang kondisi atapnya rusak, juga RKB untuk menampung siswa/rombel yang tidak kebagian ruang kelas.

“Kalau untuk membangun 4 RKB, sekolah kami masih memiliki lahan yang cukup luas, termasuk untuk ruang perpustakaan Selama ini koleksi buku perpustakaan tidak tersimpan pada tempatnya,”tuturnya.

Sebenarnya, lanjut Encu, pihak sekolah dan komite sekolah telah mengajukan proposal perbaikan kelas dan ruang kelas baru kepada pemerintah, tetapi sampai saat ini belum terealisasi.”Semoga saja, pemerintah cq Disdik Kabupaten Tasikmalaya dapat merealisasikan keinginan kami, terutama merenovasi 3 ruang kelas yang rusak dan 4 ruang kelas baru,”harapnya.

Kemudian kalau bicara soal prestasi, ternyata siswa siswi SDN 1 Pasirhuni cukup menggembirakan, baik di bidang akamedik maupun non-akademik. Bahkan yang menggembirakan, seorang siswa lulusan tahun 2010 sekarang ada diterima di sekolah SBI SMPN 1 Kota Tasikmalaya dengan nilai rata-rata 832, yakni Juag Syehna Sufi Atini RD.”Ini membanggakan kami dan masyarakat di Desa Pasirhuni,”papar Encu Samsudin mengakhiri obrolan.(DEDE FUAD/REDI MULYADI)***