Singaparna, LINTAS PENA

Sebagai salah satu bentuk kreativitas siswa di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sukamanah Kab.Tasikmalaya, adalah dengan digelarnya “pesta demokrasi” pemilihan Ketua OSIS dan Perwakilan Kelas (PK) yang berlangsung cukup meriah, dan tentu saja dipilih secara langsung bebas rahasia, jujur dan adil.

“Kami menerapkan sistem pendidikan demokrasi kepada siswa, selain teori saja yang mereka pelajari dalam buku, juga dipraktekkan melalui pemilihan Ketua OSIS dan PK,” ungkap Undang Kurniawan, Wakasek Kesiswaan MAN Sukamanah kepada LINTAS PENA

Para kandidat yang hendak mencalonkan Ketua OSIS dan PK, menurut Undang Kurniawan, mereka harus melalui tahapan seleksi yang cukup ketat dan penggodgan atau LDKS (latihan dasar kepemimpinan siswa). Setelah melalui proses tersebut, maka terpilih 6 kandidat di antaranya 3 untuk calon Perwakilan Kelas (PK) yaitu terdiri dari 1. Dida Sirojudin, 2. Miftah Fadli, 3. Bunaya. Sedangkan untuk calon Ketua Osis terdiri dari, 1. Riki Habibi, 2. Taufik Suhendar, 3. Faisal Rahman.

“Proses pemilihan calon kandidat tersebut dilakukan dengan teliti dan melalui proses penggodogan lewat LDKS, sehingga para calon kandidat tersebut diharapkan semuanya siap menjadi pemimpin,”ungkapnya.

Dalam proses pemilihannya dilakukan secara langsung dengan dipilih oleh semua siswa MAN Sukamanah, termasuk para guru dan TU, sehingga nuansa demoksi terasa kental. Hasil pemilihan suara untuk PK diraih oleh Dida dengan jumlah suara 347 mengalahkan Fadli 203 dan Bunaya 138. Kemudian untuk OSIS diraih oleh Taufik dengan jumlah suara 328 disusul Riki 297 suara dan Faisal 63 suara.

“Kami mengucapkan selamat atas terpilihnya Ketua OSIS dan PK yang baru, semoga bisa menjadi syuri tauladan kepada siswa yang lainnya. Dengan diadakannya acara ini, diharapkan akan menjadi jembatan untuk menyerap semua aspirasi dari semua siswa untuk kemajuan sekolah yang kita cintai ini,” harap Wakasek Kesiswaan MAN Sukamanah.

Sementara itu, Laela Kamilah selaku Ketua PK periode 2008-2009 didampingi Agus Ridwan sebagai ketua panitia mengatakan “ Saya berpesan kepada kandidat terpilih supaya mengutamakan tugas dan kewajiban sebagai pelajar yaitu belajar”.tuturnya.

Hal senada diungkapkan Fahmi Dzilfikri selaku Ketua OSIS periode 2008-2009 bahwa masih banyak “PR” yang perlu dilakukan dalam kepemimpinan OSIS.” Karena itu, saya berpesan kepada kandidat terpilih supaya melanjutkan kepemimpinan, memperbaiki yang kurang serta bisa lebih dewasa dan disiplin dalam kepemimpinannya”, ujarnya. (TATANG/DADANG)***