Ciamis, LINTAS PENA

Sebanyak 20 pelajar SMP Negeri 2 Ciamis yang merupakan RSBI mengikuti pertukaran pelajar dengan SMK (Sekolah Menengah Kebangsaan) Putrajaya Malaysia. Mereka diberangkatkan dari Joglo Barat Pendopo Kab. Ciamis, oleh Bupati Ciamis Engkon Komara, Senin kemarin Pertukaran pelajar (student exchange) tersebut merupakan tindak lanjut dari kerjasama antara dua sekolah tersebut.

Bupati Ciamis Engkon Komara berharap agar siswa yang mengikuti pertukaran pelajar dapat membawa nama baik Ciamis maupun Indonesia pada umumnya. Kegiatan tersebut juga merupakan kesempatan untuk mendapatkan pengalaman yang diharapkan dapat mendorong semangat untuk belajar. “Selain itu juga berpesan agar siswa tidak terpeleset oleh perilaku yang tidak baik.”ujarnya disampingi Drs.Akasah, Kepala disdik Ciamis

Engkon Komara di depan siswa memaparkan, bahwa pada tahun 1960 dunia pendidikan Malaysia jauh di bawah Indonesia. Bahkan mengalami kekurangan tenaga guru, sehingga harus mendatangkan guru dari Indonesia. Hanya saja dalam perkembangannya, Indonesia justru banyak belajar dari Malaysia. “Mungkin karena kita lengah, lalai, sehingga kita menjadi stagnan, sebaliknya mereka (Malaysia) terus bergerak untuk maju. Kita boleh menyesalkan, namun tidak harus terus direnungi, namun pengalaman tersebut harus menjadi pendorong atau pemicu utnuk lebih maju,” katanya seraya menambahkan apabila dilakukan serius maka 5 -1 0 tahun akan kembali sejajar dengan Malaysia.

Kepala SMPN 2 Ciamis Drs.Agus Sumantri MPd mengungkapkan kerjasama antar dua sekolah tersebut diwujudkan dalam naskah perjanjjian kerjasama (MoU) di antaranya mengenai pengembangan kurikulum, pertukaran infromasi antar guru serta pertukaran pelajar.

Selama mengikuti pertukaran, mereka juga mendapat bimbingan dan pendampingan dari sejumlah guru pembimbing. Program pertukaran yang bakal diikuti selain kegiatan belajar, mereka juga bakal menampilkan kesenian tradisional Ciamis, seperti tarian dan lagu khas daerah. Siswa yang berangkat tersebut terdiri dari murid kelas VII dan VIII akan berada di Negeri Jiran Malaysia selama seminggu.(REDI.M)***