Bandung, LINTAS PENA

Pada tahun 2010 ini, anggaran untuk pendidikan anak usia dini (PAUD) di Jawa Barat meningkat 300% dari tahun sebelumnya, yakni mencapai Rp 14 miliar, sedangkan tahun lalu hanya Rp 4 miliar. Naiknya anggaran untuk PAUD di Jabar ini, karena dari 4,5 juta anak usia dini di Jabar, baru 43,70% yang sudah mendapat layanan pendidikan.

Demikian Kepala Bidang Pendidikan Nonformal dan Informal (PNFI) Dinas Pendidikan Jabar, Drs. Husen R. Hasan. M.Pd seperti dikutip “GM”. Husen pun mengungkapkan, naiknya anggaran untuk PAUD di Jabar tidak hanya dari APBD Jabar, dari pusat pun tahun ini dianggarkan Rp 14 miliar untuk penyelenggaraan PAUD. “Jelas kondisi ini sangat menggembirakan bagi perkembangan PAUD di Jawa Barat,” tandasnya.
Husen mengatakan, bahwa peningkatan anggaran untuk PAUD ini merupakan bukti keseriusan pemerintah pada pendidikan anak usia dini. Selama ini pemerintah kurang menyadari pentingnya pendidikan bagi anak usia dini. “Namun sekarang tidak lagi, perhatian pemerintah sangat tinggi pada PAUD, dengan menaikkan anggarannya.” ujarnya.
Dia menjelaskan, anggaran tersebut sudah termasuk insentif bagi 1.300 pendidik PAUD yang setiap orang mendapat Rp 1,2 juta/tahun. Selain itu, anggaran pun digunakan untuk bantuan operasional PAUD sebesar Rp 12,5 juta/lembaga PAUD.”Jumlah lembaga atau penyelenggara PAUD di Jabar mencapai 750 lembaga. Jumlah ini naik sekitar 200% atau sebanyak 250 lembaga,” paparnya.

Dengan meningkatnya anggaran PAUD,lanjut Husen, pihaknya berencana terus meningkatkan kualitas maupun kuantitas lembaga PAUD, termasuk tenaga pendidiknya. Bahkan diitargetkan pada tahun 2011 mendatang, jumlah lembaga PAUD bisa mencapai 1.500. “Saat ini, lembaga pendidikan PAUD tengah tren di masyarakat, baik di kota maupun di desa,” katanya.

Karena itu, untuk meningkatkan kualitas maupun kuantitas lembaga PAUD di Jabar, Disdik Jabar bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Jabar. Juga dilakukan dengan posyandu yang ada di desa.”Setiap desa pasti memiliki posyandu. Saya yakin pengembangan pendidikan PAUD bekerja sama dengan posyandu,” katanya.
Keberadaan lembaga PAUD di Jabar, kata Husen R Haran, sebenarnya masih sedikit dibanding dengan Jawa Timur dan Jawa Tengah. Padahal jumlah anak usia dini di Jabar jauh lebih banyak.Karena itu, fokus utama pendidikan PAUD di Jabar pendirian dan pembangunan lembaga PAUD di desa-desa, termasuk pendidiknya.(002)***