Bandung, LINTAS PENA

Program bantuan role sharing untuk rehab bangunan SD/MI/SMP dan MTs di Jawa Barat tahun 2010 bakal ditiadakan. Padahal Pemprov Jabar melalui Dinas Pendidikan Jabar telah berjanji akan memulai lagi program role sharing tersebut.
Hal itu dijelaskan Drs. Dedi Sutardi, M.Pd, Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Pendas) Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar.”Program ini kemungkinan baru bisa dilaksanakan pada tahun 2011. Saya tidak tahu, kenapa program role sharing tidak dilaksanakan tahun ini,” ujarnya.

Dedi menjelaskan, bahwa program role sharing periode 2006 – 2008 telah merehab 49.015 bangunan SD dan MI. Sedangkan rehab ruang kelas SMP dan MTs mencapai 9.496 ruang dan 7.334 ruang kelas baru (RKB). “Program role sharing periode 2006 – 2008 masih dalam tahap evaluasi, mungkin sudah tahap akhir,” ujarnya.

Kebutuhan dana untuk role sharing periode 2006 – 2009 mencapai Rp 2,838 triliun lebih. Pemerintah pusat melalui Departemen Pendidikan Nasional, kata Dedi, menyediakan 50% dana yang dibutuhkan yakni Rp 1,419 triliun lebih.”Sedangkan sisanya ditanggung Pemprov Jabar sebesar 30% atau Rp 851,631 miliar dan pemerintah kabupaten kota sebesar 20% atau Rp 567,754 miliar,” ujarnya.

Setelah dievaluasi, menurutnya, kepastian pelaksanaan program role sharing sangat bergantung pada kebijakan pemerintah pusat.” Jadi, Pemprov Jabar dan pemerintah kabupaten kota tinggal siapnya saja, terutama dalam menyediakan anggaran,” paparnya.
Untuk program role sharing ini, perlu ada komitmen antara pemerintah pusat, provinsi, dan pemerintah kabupaten kota yang dituangkan dalam naskah kerja sama. Karena tanpa ada komitmen dari pemeritah pusat, provinsi, dan kabupaten kota, program role sharing tidak bisa berjalan.

Dedi menambahkan, masih banyak sekolah di Jabar yang perlu mendapat bantuan rehab melalui dana role sharing. Namun karena keterbatasan dana yang dimiliki Pemprov Jabar pada tahun ini, bantuan rehab sekolah pun ditiadakan.”Untuk tahun ini, pemprov fokus pada pengembangan pendidikan lainnya, sepeti peogram buku gratis, pembebasan tanah untuk proses penegerian empat perguruan tinggi swasta di Jabar, program bantuan operasional sekolah (BOS) provinsi, dan lain-lain,” tuturnya.

Dengan demikian, Dedi pun berharap bahwa program role sharing bisa digulirkan kembali tahun 2011, karena masih banyak sekolah di Jawa Barat yang rusak akibat faktor usia maupun terkena dampak bencana alam.***