Tasikmalaya, LINTAS PENA

Perkembangan pendidikan sangat berpengaruh terhadap perkembangan suatu negara dalam segala aspek baik itu ekonomi, sosial, politik, budaya, pertahanan keamanan, teknologi dan aspek yang lainnya. Inilah peran penting dunia pendidikan dalam perkembangan suatu negara dan dapat membentuk pola pikir, akhlak dan perkembangan teknologi

Untuk mencapai semua itu dan guna menunjang pelaksanaan wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun, serta pemerataan dan perluasan kesempatan belajar serta peningkatan daya tampung bagi peserta didik sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah baik negeri maupun swasta, pemerintah telah mengembangkan program bantuan DAK (Dana Alokasi Khusus ). Program bantuan tersebut diperuntukan untuk perbaikan sarana pendidikan berbentuk rehabilitasi gedung, meubeler, sanitasi, alat media pembelajaran serta sarana alat penunjang pendidikan.

Salah satu penerima bantuan dana DAK adalah SDN 1 Sukajadi Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya. Bantuan yang diberikan adalah sebesar Rp.230 juta, yang dialokasikan untuk pembangunan rehab total ruang kelas sebesar Rp.189 juta. Untuk pembangunan WC dan air bersih sebesar Rp. 20 juta, dan untuk pengadaan meubeler sebesar Rp.21 juta.

“Kami bersyukur, karena dengan adanya bantuan dari pemerintah yang diberikan kepada sekolah ini, maka sebisa mungkin akan saya laksanakan dengan baik dan tepat waktu, “ ujar Yuyu Zamiludin SPd, Kepala SDN 1 Sukajadi kepada Lintas PENA.

Yuyu menjelaskan, dalam melaksanakan rehab gedung sekolah tersebut, dia selalu berkonsultasi dengan konsultan dan komite sekolah agar tidak melakukan kesalahan dalam merehabilitasi gedung sekolah ini,

“Semoga saja dengan adanya bantuan yang diberikan pemerintah untuk merehabilitasi sekolah ini dapat menjadi acuan untuk lebih meningkatkan prestasi belajar para siswa di sekolah ini, sehingga dapat tercapai terciptakan Sumber Daya Manusia(SDM) yang berkualitas,”ungkap Kepala SDN 1 Sukajadi (WARTONO)***