Posts from the ‘LINTAS SEKOLAH’ Category

Yayasan Pendidikan Nurul Falah Berkembang Pesat

 

Kota Tasik, LINTAS PENA

Yayasan Pendidikan Nurul Falah di Kampung Sengkol Kel. Karsamenak Kec. Kawalu Kota Tasikmalaya, sejak awal berdiri hingga sekarang sudah banyak mengalami kemajuan, termasuk dalam hal sarana pun terus ditingkat. Kemandirian dan kemajuan di bidang pendidikan karena adanya kekompakan dan pengertian dari pengurus yayasan yang diketuai H. Harun dan para dewan pengajar yang setiap hari aktif membina peserta didiknya.
Kepala MTs Nurul Falah, H. Asep Mukarom S. Ag menjelaskan, bahwa saat ini jumlah siswa MTs dan Madrasah Aliyah sebanyak 796 siswa. ”Jumlah siswa sebanyak itu, selain warga Kota/ Kab. Tasikmalaya, juga banyak yang berasal dari Kab. Ciamis, Banjar, Kab. Garut dan daerah lain,” ujarnya.
Selanjutnya dia mengatakan, ruang kelas untuk kegiatan belajar mengajar yang dimiliki MTs sebanyak 9 lokal dan MA sebanyak 6 lokal. Selain ruangan untuk KBM, di komplek lembaga pendidikan Nurul Falah terdapat 2 ruangan untuk dewan, 2 ruang kantor, dan 1 ruang perpustakaan.
“Namun saat ini, lembaga pendidikan MTs dan MA yang kami kelola masih membutuhkan ruangan untuk laboratorium bahasa dan komputer,” tutur H. Asep Mukarom S. Ag. kepada LINTAS PENA.
Selain pembinaan di bidang pelajaran sesuai kurikulum, lanjut H. Asep Mukarom yang juga Kepala MTs Nurul Fatah, tentu saja di MTs dan MA Nurul Falah diadakan kegiatan ekstrakulikuler seperti nasyid, marching band, qasidah, pramuka, PMR, olahraga, pelatihan dakwah dan Saka Bhayangkara.
“Kegiatan ekstrakulikuler yang menjadi kebanggaan di sekolah kami adalah adanya beberapa kegiatan seperti nasyid, marching band, dan qasidah karena selalu mendapat undangan baik untuk di dalam kota maupun luar kota. Bahkan pada tahun 2009 yang lalu, Grup Nasyid Nurul Falah meraih Juara I se-Priangan Timur,” tuturnya (U. WACHYU)***

Walikota Tasik Membuka “English Debating Contest” di SMA Muhammadiyah

Kota Tasik, LINTAS PENA

Walikota Tasikmalaya Drs. H. Syarif Hidayat M. Si membuka secara resmi “English Debating Contest Inter Senior Hih School At Tasikmalaya” tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di kampus SMA Muhammadiyah Jl. RSUD Kota Tasikmalaya, Rabu pekan kemarin. Perlombaan ini diikuti sebanyak 24 grup peserta dari tingkat SMA sederajat se-Kota Tasikmalaya

“Kegiatan lomba ini sangatlah penting untuk memberikan kesempatan bagi para peserta lomba untuk meningkatkan prestasinya dan mampu mengukur kemampuan serta memacu perkembangan prestainya.” ujar Drs. H.  Syarif Hidayat M. Si

Walikota juga memberikan sambutan dengan menyampaikan bahwa melalui lomba ini beliau juga mengajak untuk saling memupuk silaturahmi diantara peserta serta beliau menitipkan pad seluruh peserta untuk menjadikan ajang ini sebagai pelajaran berharga untuk meningkatkan sportifitas dan prestasi di masa mendatang “mari kita bentuk mental spiritual masing-masing dengan kegiatan yang positif, kreatif, dan penuh rasa tanggung jawab pada diri pribadi, masyarakat, daerah bangsa dan negara” pungkasnya.

Sementara itu, Drs. Asep Iskandar selaku ketua penyelenggara “Debating Bahasa Inggris” menyampaikan selamat datang kepada para peserta dan menyampaikan bahwa acara dilaksanakan pada 29 s/d 30 September yang diikuti sekitar 90 Peserta “I would like to thank to all of you who have given contributions” katanya. Adapun peserta yang menjadi juara antara lain: Juara I diraih SMAN 4 Kota Tasikmalaya, Juara II oleh SMAN 1 Kota Tasikmalaya dan Juara III diraih oleh SMAN 6 Kota Tasikmalaya. (U. IRWANDI)***

Yayasan Pendidikan Nurul Falah Berkembang Pesat

Kota Tasik, LINTAS PENA

Yayasan Pendidikan Nurul Falah di Kampung Sengkol Kel. Karsamenak Kec. Kawalu Kota Tasikmalaya, sejak awal berdiri hingga sekarang sudah banyak mengalami kemajuan, termasuk dalam hal sarana pun terus ditingkat.Kemandirian dan kemajuan di bidang pendidikan karena adanya kekompakan dan pengertian dari pengurus yayasan yang diketuai H. Harun dan para dewan pengajar yang setiap hari aktif membina peserta didiknya.

Kepala MTs Nurul Falah, H. Asep Mukarom S. Ag menjelaskan, bahwa saat ini jumlah siswa MTs dan Madrasah Aliyah sebanyak 796 siswa. ”Jumlah siswa sebanyak itu, selain warga Kota/ Kab. Tasikmalaya, juga banyak yang berasal dari Kab. Ciamis, Banjar, Kab. Garut, dan daerah lain,” ujarnya.

Selanjutnya dia mengatakan, ruang kelas untuk kegiatan belajar mengajar yang dimiliki MTs sebanyak 9 lokal dan MA sebanyak 6 lokal. Selain ruangan untuk KBM, di komplek lembaga pendidikan Nurul Falah terdapat 2 ruangan untuk dewan, 2 ruang kantor, dan 1 ruang perpustakaan.

“Namun saat ini, lembaga pendidikan MTs dan MA yang kami kelola masih membutuhkan ruangan untuk laboratorium bahasa dan komputer,” tutur H. Asep Mukarom S. Ag kepada LINTAS PENA.

Selain pembinaan di bidang pelajaran sesuai kurikulum, lanjut H. Asep Mukarom yang juga Kepala MTs Nurul Fatah, tentu saja di MTs dan MA Nurul Falah diadakan kegiatan ekstrakulikuler seperti nasyid, marching band, qasidah, pramuka, PMR, olahraga, pelatihan dakwah, dan Saka Bhayangkara.

“Kegiatan ekstrakulikuler yang menjadi kebanggaan di sekolah kami adalah adanya beberapa kegiatan seperti nasyid, marching band, dan qasidah karena selalu mendapat undangan baik untuk di dalam kota maupun luar kota. Bahkan pada tahun 2009 yang lalu, Grup Nasyid Nurul Falah meraih Juara I se-Priangan Timur,” tuturnya (U. WACHYU)***

Paguyuban Alumni Lembaga Pendidikan Pesantren Suryalaya Serahkan Bantuan Alat Peraga Pendidikan

Kab.Tasikmalaya, LINTAS PENA

Paguyuban alumni lembaga pendidikan formal (PGA, MTs, SMP, MA dan SMA) yang bernaung dibawah Yayasan Serba Bakti (YSB) Pondok Pesantren Suryalaya Kec.Pagerageung Kab.Tasikmalaya menyerahkan bantuan alat peraga pendidikan untuk bidang olahraga berupa 4 buah lapangan tenis meja kepada almamaternya. Penyerahan bantuan alat peraga pendidikan tersebut bertepatan dengan peringatan HUT ke 105 Pondok Pesantren.

“Walaupun tidak seberapa, bantuan alat peraga pendidikan dari para alumni lembaga pendidikan formal Yayasan Serba Bakti Suryalaya ini , maka diharapkan dapat bermanfaat dan dimanfaatkan oleh adik-adik yang masih menimba ilmu di sini,” ujar Letkol. Amir Supriatna, mewakili para alumni dalam kata sambutannya.

Selama ini, lanjut Letkol Amir Suptriatna, para alumni di berbagai kota di seluruh Indonesia cukup peduli serta berusaha ‘rereongan’ mengumpulkan dana dan dibelikan pada alat peraga pendidikan untuk membantu almamaternya demi kemajuan pendidikan yang telah lama ditinggalkannya.

“Pada tahun lalu, para paguyuban alumni lembaga pendidikan formal di lingkungan Pondok Pesantren Suryalaya telah menyerahkan beberapa unit computer, dan Alhamdulillah banyak manfaatnya bagi perkembangan informasi & teknologi,”jelasnya.

Wakasek MTs Serba Bakti, Nurhidayat S. Ag, MSi kepada LINTAS PENA mengaku, sangat berterima kasih kepada para alumni lembaga pendidikan formal yang berada di lingkungan Pondok Pesantren Suryalaya (PGA,MTs,SMP, MA, dan SMA ) karena telah peduli terhadap almamaternya, terutama turut membantu dalam memajukan pendidikan.

“Dengan adanya kepedulian dan bantuan alat peraga dari para alumni, maka diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan maupun prestasi peserta didik yang kini menimba ilmu di lembaga pendidikan formal yang ada di lingkungan YSB Suryalaya,”ungkap Nurhidayat. (REDI MULYADI/RATNA SARI DEWI/NUR KAMILLAH)***

UPTD Pendidikan Kec Langkaplancar Kembangkan Potensi Yang Ada

Ciamis, LINTAS PENA

“Dengan mengemban amanah kepercayaan dari pemerintah yang baru-baru ini dialih-tugaskan ke wilayah Kecamatan Langkaplancar Kabupaten Ciamis dengan jabatan selaku Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Langkaplancar, saya bertanggung jawab untuk memajukan dunia pendidikan sumber daya manusia dimanapun kami bertugas yang pada dasarnya penugasan itu bukan suatu hukuman belaka tapi melainkan bagi kami malah menambah suatu wawasan dan pengalaman yang lebih luas dibanding bekerja didaerah sendiri,”ungkap Drs.Munir Hidayat MPd kepada LINTAS PENA ketika ditemui diruang kerjanya, kemarin.

mengatakan, Untuk langkah awal bekerja, Munir Hidayat akan melakukan “adaptasi” pendekatan dengan jawatan instansi lainnya, terutama dengan para pendidik, tokoh masyarakat, dan pengenalan daerah. ”Untuk tindaklanjutannya, saya dapat mengembangkan potensi yang dimiliki wilayah Kec.Langkaplancar. Dalam ini untuk suatu perkembangan dan kemajuan dengan salah satu upaya untuk membangun SDM yang berkualitas melalui pendidikan formal maupun non formal atau di lingkungan masyarakat.” katanya.

Selanjutnya dia mengatakan, bahwa sekolah itu memiliki peranan yang sangat penting dalam mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Karena dengan proses belajar mengajar, pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak anak dan peradaban bangsa dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, yang bertujuan untuk perkembangan potensi anak didik agar menjadi peserta anak didik yang beriman dan takwa pada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia sehat berilmu kreatif dan mandiri sehingga menjadi warga yang demokratis dan bertanggungjawab” paparnya.

Selaku pengelola pendidikan, maka dia bersama para staf dan seluruh tenaga pendidik di wilayah Kecamatan Langkaplancar akan berusaha untuk memberikan pendidikan yang terbaik bagi para generasi penerus harapan bangsa supaya dapat memperoleh kualitas dan kuantitas pendidikan dalam rangka meningkatkan prestasi belajar anak,

“Prestasi belajar itu pada hakekatnya, merupakan pencerminan dari usaha belajar dengan tekun dan baik pasti prestasi itu akan meningkat untuk mengembangkan potensi tersebut harus didorong oleh kebutuhan yang dirasakan anak. Sebab anak merupakan sebagai individu mempunyai keinginan mengembangkan potensinya yaitu untuk meraih prestasi yang baik disekolah mapun dimata lingkungan masyarakat.Saya siap bekerja dengan penuh rasa tanggungjawab demi tercapainya mutu pendidikan yang berkualitas bagi anak didik” kata Drs.Munir Hidayat MPd, Kepala UPTD Pendidikan Langkaplancar.(DENI KOSWARA)***

SMA Negeri Langkaplancar Berusaha Tingkatkan Profesionalisme Guru

Ciamis, LINTAS PENA

Demi terwujudnya pendidikan yang berkualitas sebagaimana tujuan luhur dari pendidikan nasional, maka pihak SMA Negeri Langkaplancar senantiasa berusaha meningkatkan ‘kinerja’ profesionalisme guru, terutama dalam hal ‘mendidik’ melaksanakan proses kegiatan belajar mengajar (KBM) terhadap siswa-siswinya.

“Kami berusaha keras untuk meningkatkan profesionalisme guru dalam upaya mempermudah terciptanya pencitraan pendidikan yang baik di sekolah kami, terutama mutu pendidikan,”ungkap Drs.Ejen Permana MPd kepada LINTAS PENA di ruang kerjanya.

Dia mengakui, bahwa untuk meningkatkan mutu pendidikan itu di sekolah yang dipimpinnya sangat sulit tanpa ada kerjasama yang baik, terutama di antara para pendidik (guru) dalam mewujudkan visi dan misi yang dimiliki SMAN Langkaplancar. Juga menjalin kerjasama yang harmonis dengan komite sekolah mewakili orangtua siswa dan masyarakat.

“Peran guru bukan semata-mata sebagai tenaga pengajar yang harus menerapkan ilmu pengetahuan saja, melainkan melainkan jabatan dan profesi yang patut dihargai oleh semua peserta didik.Sebab, tugas guru sekarang ini sangat berat untuk mendidik siswa menjadi orang yang berbudi luhur berakhlak mulia serta berguna bagi nusa, bangsa dan negara,”jelas Ejen Permana yang baru 1 tahun menjabat Kepala SMAN Langkaplancar ini.

Informasi yang diperoleh LINTAS PENA menyebutkan, sejak Kepala Sekolah dijabat oleh Drs.Ejen Permana, ternyata SMAN Langkaplancar banyak mengalami kemajuan baik di bidang akademik maupun non akademik, sehingga keberadaannya semakin dikenal masyarakat luas.

Walau demikian, dia berharap kepada pemerintah khususnya yang berada di wilayah Kec.Langkaplancar dapat mengarahkan kepada masyarakat luas, bahwa untuk melanjutkan sekolah putra-putrinya ke SMAN Langkaplancar saja daripada ke SLTA yang ada di luar daerah. Alasannya, karena kualitas SMAN Langkaplancar tak kalah bila dibandingkan dengan sekolah lanjutan atas lainnya. Bahkan, prestasi yang diraih para siswa di SMAN Langkaplancar cukup gemilang hingga ke tingkat provinsi Jawa Barat, dan juga sudah terdaftar sebagai SMAN yang cukup sukses dalam meningkatkan kualitas pendidikannya. Apalagi pada bulan September 2010 yang lalu telah dilaksanakan akreditasi oleh Badan Akreditasi Sekolah (BAS) telah diakui untuk naik ke program penunjang yang lebih meningkat.

“Dengan telah dilaksanakannya akreditasi oleh BAS itu, maka diharapkan kami dapat lebih meningkatkan kualitas pendidikan bagi peserta didik dan berprestasi di segala bidang, juga meningkatnya profesionalisme para guru dalam menjalankan tugas KBM,”jelas Kepala SMAN Langkaplancar ini.

Dalam menjalankan tugasnya sebagai Kepala SMAN Langkaplancar, Drs.Ejen Permana MPd dibantu staf pengajar sebanyak 9 orang guru berstatus PNS, 11 orang GTT dan 7 orang staf TU. Sementara itu, jumlah peserta didik yang menimba ilmu di sekolah ini tercatat sebanyak 205 siswa.

Namun dia mengakui, bahwa sekolah yang dipimpinnya saat ini masih membutuhkan bantuan sarana dan prasarana, di antaranya adalah 2 ruang kelas baru (RKB) untuk kegiatan belajar mengajar, juga kelengkapan alat peraga seperti halnya laboratorium IPA, laboratorium komputer, perpustakaan dan lain sebagainya.

“Harapan kami, semoga pemerintah berkenan memberikan bantuan untuk sarana-prasarana yang belum dimiliki, di samping pengadaan barang yang dibutuhkan sekolah kami seperti kelengkapan laboratotium IPA, Bahasa dan Komputer,”jelasnya.(DENI KOSWARA)***

SDN I Cimanggu Berupaya Menjadi Sekolah Terbaik

Ciamis, LINTAS PENA

Selama ini, SDN 1 Cimanggu di lingkungan UPTD Pendidikan Kec. Langkaplancar Kab.Ciamis terus berupaya melakukan pembenahan sarana dan prasarana, terutama oleh seluruh tenaga pendidik. Karena pihak sekolah dan komite sekolah berupaya menjadikan SDN 1 Cimanggu menjadi sekolah terbaik.

Namun, ketika melihat bangunan 3 lokal sangat menghawatirkan akibat kena bencana gempa bumi 2 September 2009 lalu, tentu saja perlu mendapat perhatian dari pemerintah.”Kami sudah mengajukan proposal permohonan bantuan rehab kepada pemerintah untuk bangunan yang terkena gempa, tetapi sampai sekarang belum juga ada realisasinya, sementara kebutuhan ruangan untuk kegiatan belajar mengajar sangat mendesak,”ungkap Tati Haryati, SPd kepada LINTAS PENA.

Tati Haryati mengaku, bahwa SDN I Cimanggu dari dulu sampai sekarang belum pernah mendapat bantuan dari pemerintah untuk bangunan baik itu DAK atau RKB. “Walaupun belum ada bantuan rehab atau RKB, kami beserta lembaga (Komite) tidak tinggal diam untuk memperbaiki seperti halnya pemelesteran lantai akibat amblas. Kami sangat khawatir roboh bila turun hujan deras ketika anak-anak tengah belajar, sebab bagian atas dan dinding itu sudah tidak layak lagi akibat gempa bumi. Karena itu, kami berharap kepada pihak yang dinas pendidikan untuk memperbaikinya 3 ruang kelas yang rusak,”tuturnya.

Dia mengatakan, bahwa sarana dan prasarana merupakan salah satu tempat Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) untuk meningkatkan mutu pendidikan guna mencapai target pendidikan yang berkualitas apalagi bahwa SDN 1 Cimanggu ini sudah termasuk kepada program Rintisan Sekolah Nasional (RSN), yang dibimbing oleh 6 guru PNS, guru honor 3 orang ,1 orang penjaga sekolah, jumlah siswa yang lagi menimba ilmu sebanyak 143 orang.”Sebenarnya sekolah kami masih kekurangan 2 orang guru bisang,”katanya.

Tati Haryati SPd yang baru 16 bulan mengemban tugas sebagai Kepala SDN 1 Cimanggu tidak berpangku tangan untuk menjadikan sekolah dasar ini menjadi sekolah terbaik, meski keberadaan 3 ruang kelas rusak akibat gempa. Dalam hal ini, dia mau menata llingkungan sekolah sedemikian rupa sehingga enak dipandang dan terkesan asri. Betapa tidak ! Lihat saja mengenai pengadaan sarana dan prasarana yang diantaranya kursi 1 ruang kelas, lemari kantor, rak buku perpustakaan, diusahakan bisa ada dalam melakukan penataan SDM dan interaktif antar penyelenggara pendidikan , termasuk untuk fasilitas keteknologian komputer, buku-buku pelajaran, perpustakaan, alat peraga dan yang lainnya itu merupakan konsep yang dapat mewujudkan meningkatnya mutu pendidikan.

“Harapan kami dalam upaya kena pada sasaran tepat managemen SDM keuangan, administrasi dan ketransparanan seorang pemimpin, sehingga akan timbulah lebih meningkat dalam berbagai aspek pokok, terutama dapat mencetak anak didik yang handal dan berprestasi,”ungkap Tati Haryati SPd mengakhiri obrolan. (DENI KOSWARA)***

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.