DALAM upaya mewujudkan peningkatan mutu pendidikan yang memiliki visi dan misi unggul dalam prestasi, menghasilkan SDM berkualitas, menguasai Iptek dan mempertebal Imtaq, serta mampu hidup mandiri, maka SMA Negeri 2 Tasikmalaya saat ini tengah mempersiapkan lima program kerja jangka pendek pada tahun ajaran 2009-2010.

Hal itu diutarakan Drs. H. Tedi Setiadi M.Pd , Wakasek Humas SMAN 2 Tasikmalaya ketika menerima LINTAS PENA. ”Walaupun sampai saat ini, SMAN 2 Tasikmalaya belum memiliki kepala sekolah definitif, tetapi semua program kerja harus berjalan secara optimal. Hal itu karena adanya kerjasama semua pihak yang berkesinambungan, terutama dari rekan-rekan staf pengajar, wakasek bidang lainnya,” ujarnya.

Adapun lima program kerja jangka pendek pada tahun ajaran 2009-2010, menurut H.Tedi Setiadi, antara lain mempersiapkan siswa kelas XII menghadapi Ujian Nasional melalui bimbingan pemantapan (Bintap) untuk mata pelajaran yang diujian-nasionalkan dan diujiankan sekolah, yang dilaksanakan setelah KBM berlangsung sekitar pukul 14.00 – 17.00 WIB pada hari Senin-Rabu.

“Tujuannya adalah untuk mengantarkan siswa mendapatkan nilai UN yang baik disamping lulus. Siswa SMAN 2 Tasikmalaya yang ikut UN 2009-2010 sebanyak 373 siswa,”jelasnya, seraya menyebutkan bahwa jumlah keseluruhan siswa sekolah ini sebanyak 1.064 siswa.

Kedua, yakni mempersiapkan siswa-siswi kelas XII masuk PMDK tanpa testing. Karena selama ini, siswa SMAN 2 Tasikmalaya yang berprestasi akademik plus non-akademik seperti olahraga, ternyata diundang oleh sejumlah perguruan tinggi negeri seperti UI, IPB, UGM, Unsoed, ITB dan lainnya.

Ketiga, yakni sedang mempersiapkan pelaksanaan Perkemahan Antar Organisasi Ektrakulikuler (PAO) 2010 diikuti siswa kelas X dan XI, yang akan berlangsung 5-7 Februari 2010 bertempat di Bumi Perkemahan Kamojang Kab.Garut.

Kemudian program kerja keempat, menurut H.Tedi Setiadi, bahwa SMAN 2 Tasikmalaya akan mengadakan MoU dengan SMA Pribadi Bandung yang merupakan sebuah sekolah bertaraf internasional. Ini merupakan salah satu keharusan dari sekolah bertaraf internasional melakukan kerjasama dengan sekolah Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI), termasuk SMAN 2 Tasikmalaya.

“Dengan adanya MoU itu, maka diharapkan akan saling menguntungkan kedua belah pihak, misalnya saling tukar menukar informasi, teknologi informasi, kurikulum, kesiswaan dan lainnya,”jelas Wakasek Bidang Humas ini.

Dan terakhir, SMAN 2 Tasikmalaya tengah berusaha untuk bisa meraih sertifikat system manajemen mutu ISO : 9001-2008 dan IWA-2 : 2007. Dengan adanya standar mutu ISO: 9001-2008 misalnya, maka diharapkan bahwa sekolah ini dapat memberikan kepuasan bagi pelanggannya.

Kalau soal prestasi, SMAN 2 Tasikmalaya sudah sejak lama dikenal sebagai gudangnya prestasi, dibuktikan dengan ratusan tropy dan piagam penghargaan yang pernah diraihnya baik di bidang akademik maupun non-akademik. Bahkan belum lama ini, Anita Kartini kelas XI-IA-5 program Ilmu Alam meraih prestasi bidang ICT khusus Desain grafis sebagai juara ke-1 dan pembuatan / membangun web sebagai juara ke-4 Tingkat Jawa Barat tahun 2010 yang diselenggarakan oleh Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) di Bandung. Selain itu , SMAN 2 Tasikmalaya pada kejuaraan Karate (BKC) DPRD CUP Antar Pelajar se-Kab. Ciamis sebagai juara ke-1 (putera dan puteri ).

Namun demikian, lanjut H.Tedi Setiadi, keluarga besar SMAN 2 Tasikmalaya mengharapkan adanya ‘sang pemimpin’ kepala sekolah difinitif. Karena sudah hampir 6 bulan kampus ini dipimpin oleh Plh Kepala Sekolah H.Undang Saprudin SPd, MPd.(REDI MULYADI)***

About these ads